Berlibur ke Bromo Jangan Bingung Soal Penginapan Ada 135 Homestay Baru di Kawasan Bromo Tengger Semeru
Percepatan pembangunan Homestay di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mengalami perkembangan signifikan. Salah satunya di daerah Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur.
Seperti diketahui, Kementerian telah menetapkan 10 destinasi prioritas yang biasa dipanggil dengan 10 Bali Baru adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo-Tengger-Gunung Semeru (Jawa Timur), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara) dan Tanjung Kelayang (Belitung).
”Sejauh ini yang sudah terlapor terbangun sekitar 135 homestay, jelas ini kabar menggembirakan bagi destinasi Bromo dan sekitarnya, dan ini proses pembangunannya masih terus berjalan,” ujar Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restaurant Republik Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Digdoyo Djamaluddin.
Lebih lanjut pria yang biasa Yoyok ini mengatakan, dengan menjamurnya homestay yang ada di Bromo dan sekitarnya diharapkan menjadi momentum untuk semua pihak bersinergi dalam membangun pariwisata Indonesia.
”Jadi selain bersaing dengan sehat, tentunya juga bersinergi dengan baik dalam melayani wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Tentunya dengan aturan dan koridor yang jelas yang sudah ditentukan,” ujar Pakde Yoyok.
Ketua Society of Bromo itu menambahkan, karena dengan adanya Homestay, nantinya Hotel-hotel yang ada di sekitar Bromo dapat mengakomodir semua keperluan dan permintaan yang datang. ”Contohnya jika memang ada rombongan besar yang datang dan memerlukan kamar banyak, tentu keberadaan homestay sangat membantu Hotel. Ini yang dibilang sinergitas yang positif. Namun semua harus berjalan dengan aturan yang baik,” kata dia.
Lebih lanjut Yoyok mengatakan, kedepannya sebaiknya ada suatu kepastian peraturan dan kewenangan yang bisa menjadi kerangka acuan yang terorganisir dan tertib. ”Nantinya instansi terkait terus mensosialisasikan kepada asosiasi maupun pelaku wisata Bromo dan terus membenahi kekurangannya agar masa depan pariwisata di Bromo terus menjadi lebih baik. Termasuk terkait dengan Homestay,” ujarnya.
Apa yang dilakukan Pakde Yoyok dan seluruh komponen Pariwisata di Bromo-Tengger-Semeru memang sesuai dengan instruksi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar memang mentargetkan setiap destinasi prioritas mendirikan Homestay sebanyak 1000 homestay tiap destinasi atau 10.000 Homestay di 10 destinasi prioritas di tahun 2019 mendatang.
Menpar Arief Yahya pun optimistis bisa mengejar target tersebut. Selain menargetkan jumlah kunjungan wisman sebesar 20 juta wisman pada 2019, Presiden Jokowi juga meminta Menpar Arief Yahya untuk membangun 10 destinasi prioritas hingga membangun 100 ribu homestay.
”Selain itu tentunya kedepannya desain homestay yang ada harus mampu meningkatkan amenitas fasilitas pariwisata yang ada, dan bisa melayani wisatawan dengan baik," kata Menpar.
Homestay juga menjadi salah satu capaian prioritas di tahun 2017.
Seperti diketahui, pekerjaan fundamental Menpar Arief Yahya soal branding dan advertise sudah tuntas di 2016. Next step adalah selling! Mengejar target Presiden Joko Widodo yang mematok di angka 20 juta di 2019, yang dimulai dengan 15 juta di 2017. Kemenpar pun harus berjibaku menaikkan performance dengan growth 25% wisman, di tengah pertumbuhan global 4,4% dan regional ASEAN 5,1%.
Hotel Niagara Malang Keindahan dan Misteri Hotel Dengan Bangunan Bergaya Eropa Kuno
Bagi yang mau berwisata di daerah malang dan sekitarnya dan anda ingin menikmati sensasi Hotel dengan bangunan dan arsitek tua dan sedikit angker (kata orang) cobalah menginap di Hotel Niagara Lawang, Malang. Letak Hotel Niagara cukup mudah dicari karena pas ditengah jantungnya Kota lawang, Malang atau tepatnya Pasar Lawang.
Bangunan Hotel Niagara cukup mencolok ditengah keramaian Pasar Lawang, sebuah bangunan tinggi bergaya Eropa yang berdiri dengan kokoh. Menelisik jauh ke dalam, Hotel Niagara hingga kini masih menyimpan berbagai teka-teki yang kisahnya patut untuk disimak
Sejarah Hotel Niagara
Hotel ini terbilang memiliki usia yang cukup tua. Berdiri pada tahun 1918, tak heran jika di dalamnya kamu akan menemukan nuansa klasik yang menggambarkan suasana pada masa itu. Meskipun ada sedikit kekecewaan tentang fakta bahwa perabotan yang digunakan tak melulu memunculkan kesan klasik.
Berdasarkan rumor, hotel ini dirancang oleh pria keturunan Brasil bernama Fritz Joseph Pinedo. Pinedo diduga menyelesaikan penggarapan hotel ini selama 15 tahun. Hotel Niagara pada awalnya dirancang bukan untuk menjadi sebuah hotel melainkan villa. Villa tersebut dibangun atas keinginan seorang pengusaha Tionghoa bernama Liem Sian Joe.
Pada masa itu, villa yang dibangun di kawasan Lawang terbilang cukup banyak. Pasalnya Lawang pada saat itu menjadi salah satu kawasan asri dengan udara yang sejuk sehingga banyak sekali orang yang menjadikannya sebagai lokasi berlibur.
Tak lama dimiliki oleh Liem Sian Joe, villa tersebut akhirnya berpindah tangan kepada pengusaha Tionghoa lainnya bernama Ong Kie Jay. Villa tersebut kemudian direnovasi dan diubah menjadi sebuah hotel yang hingga kini dikenal dengan nama Hotel Niagara.
Keangkeran Hotel Niagara
Kisah angker seputar Hotel Niagara seolah-olah menjadi makanan hangat yang tak pernah dingin. Berbagai kisah tentang kemunculan hantu selalu menghiasi cerita yang muncul terkait dengan hotel ini.
Suasana klasik dan beberapa bagian hotel yang tak terurus seolah-olah makin mengentalkan citra angker dari hotel ini. Gaya bangunan tua yang disisipi dengan bagian atas bangunan yang kini tak lagi digunakan membuat kisah seputar kemunculan makhluk alam lain di hotel ini seolah-olah terasa nyata.
Terkait dengan berbagai cerita angker seputar Hotel Niagara, setidaknya ada tujuh sosok misterius yang dikabarkan seringkali muncul dalam hotel. Pertama, kisah tentang bagian bangunan hotel yang kini memang tak digunakan.
Berdasarkan rumor, di salah satu kamar lantai empat hotel seringkali terlihat penampakan sosok wanita Belanda. Kisah kedua yang tak kalah santer terdengar adalah kisah penampakan seorang gadis di bangunan atap hotel.
Selain kedua kisah tersebut, kisah tentang Three Beautiful Ghost juga masih menjadi pembicaraan hangat. Kisah tersebut melibatkan tiga hantu gadis Belanda yang menempati sebuah kamar yang memang sengaja tak dibuka di lantai tiga.
Kisah lainnya juga bercerita tentang kamar untuk hantu, makam misteri di lantai bawah, suara bayi menangis dalam toilet, serta ketukan kamar misterius di malam hari.
Beberapa Cerita misteri yang pernah dialami para tamu Hotel Niagara :
Original Posted By lunar1980
Saya pernah menginap di hotel ini sewaktu SMU (tahun 2004) dengan teman-teman.
Kronologisnya waktu itu kita sengaja memang mau jalan-jalan ke Malang. Dan karena iseng (namanya anak SMU) kepengen nginap di hotel yang katanya berhantu. ini cerita seramnya:
1. Ketika kami masuk, di pelataran hanya ada ada 1 mobil, termasuk mobil kami menjadi 2 mobil. Uniknya ketika kami daftar kamar disampaikan bahwa semua kamar penuh (lantai 1 dan 2 penuh katanya). Tapi anehnya jika penuh kemana semua para tamunya ? Di recepsionis sama sekali tidak ada aktivitas.
2. Banyak bertebaran kemenyan/ sesajen di pojokan ruangan (kita lihat banyak di lantai 1 dan lantai 2 bertebaran barang beginian di pojokan).
3. Ketika kami masuk, pihak pengantar kamar mengatakan bahwa jika nanti malam ada suara orang pesta di lantai 3 maka kita diharapkan tidak keluar dari kamar.
4. Malam jam 6 sore kami turun untuk cari makan. Sempat kami iseng bertanya ke security. Dan memang security mengatakan hotel ini memang angker tapi tidak perlu khawatir. Alhasil akhirnya kita makan di KFC terdekat sambil mbahas hal ini.
5. Jam 20:00 kami sudah kembali ke kamar. Dan tiba-tiba ada suara musik dari lobby lantai 3. Tapi karena sudah diinfo jangan buka kamar maka kami tidak berani. Namun ada 1 teman kita yang nekat buka kamar. Dan ketika dibuka suara itu hilang ! dan tidak ada aktivitas apapun di lobby lantai 3 (gelap).
6. Kita berjumlah 6 orang. Kita main kartu, dimana yang kalah harus push up. Kita posisi bermain membentuk lingkaran. Saya masih ingat sekali waktu itu kita posisi lagi ketawa2 sambil keringetan push up namun tiba-tiba yang saya ingat kita sudah berada di posisi tidur sejajar seperti ditata.
7. Ketika pagi hari kami melihat ada jalur ke lantai 4 namun ditutup oleh plang kayu dengan alasan sedang renovasi. Karena iseng kita mencoba masuk (nekat). Sampai diatas kita melihat ada ruangan dimana lantainya bergambar macan + di beberapa sudut gambar macan tersebut berisi gambar jimat china yang diisi air. Lalu ada juga kamar dimana bagian luarnya di gembok memakai gembok china jaman dulu dan diberi semacam jimat merah di pintu tersebut. Menurut teman saya yang memang memiliki keturunan suhu dia mengatakan di dalamnya ada seorang anak dan ibu yang dikurung dan mereka terkenal galak.
8. Tiba-tiba kami ditegur oleh tukang kebun dan kita diajak keluar. Anehnya adalah, kita diajak keluar bukannya turun ke lantai bawah namun diajak naik dan tiba-tiba kita sudah di lantai utama tempat recepsionis !!!
Berapa Tarif menginap perhari di Hotel Niagara:
1. Kamar Standar Rp. 225.000
2. Kamar Superior Rp. 290.000
3. Kamar Deluxe Rp. 325.000
4. Kamar Family (Big Room) Rp. 400.000
Nomoro Telpon reservasi (0341) 426612
Alamat: JL Raya Doktor Soetomo, No. 63, Lawang, Jawa Timur 65215
Pingin Nyoba Berkemah Diatap Hotel Mewah atau Hotel Berkonsep Rooftop
The Outdoor Glamping Suite
Restoran berkonsep rooftop mungkin bisa Anda temukan dengan mudah saat ini. Namun bagiamana dengan hotel berkonsep rooftop?
Tidak ada yang akan membayangkan di atas W New York Hotel ini terdapat tenda dengan tata interior yang unik. Konsepnya adalah glamping atau berkemah yang mewah.
Kemah ini yang disebut sebagai The Outdoor Glamping Suite merupakan salah satu pilihan kamar di W New York Hotel. Sebelumnya kamar ini memiliki tipe Suite's Terrace yang akhirnya disulap bersama dengan Laurel & Wolf yang merupakan ahli dalam tata ruang.
Hotel ini teletak di 541 Lexington Avenue, New York, 10022, Amerika Serikat. Tepatnya di Manhattan, yang merupakan distrik bisnis dan jauh dengan konsep bangunan terbuka seperti kamar hotel tersebut.
Tenda dibuat setinggi 3,7 meter dan berbentuk melingkar. Selain tenda, Anda juga bisa menikmati lounge yang benar-benar memiliki suasana terbuka. Bahan-bahan yang digunakan Laurel & Wolf dalam mendesain adalah kain yang memiliki warna-warna cerah.
Suasana berkemah di atas atap semakin indah dengan hiasan lampu-lampu berbentuk bulat yang dipasang mengelilingi kanopi. Lampu berbentuk lentera berwarna kuning juga menghiasi di lantai.
Apabila berkemah identik dengan api unggun, di tempat ini mereka mendesain tumpukan kayu bersama lampu yang menyerupai api unggun sehingga aman untuk menghindari polusi asap ataupun terbakar.
Masih ada kesempatan sampai bulan November untuk menginap di The Outdoor Glamping Suite. Namun mereka akan tetap memastikan apakah cuaca memungkinkan pada hari itu untuk menginap.
Hanya saja, untuk menginap di kamar tipe ini Anda harus membayar 2.000 dollar AS atau setara Rp 28 juta. Dengan harga tersebut, tamu juga mendapatkan 1 botol sampanye dari Veuve Clicquot dan paket desain interior dari Laurel & Wolf.
Liburan di Pulau Bali tapi Budget Tipis Jangan Khawatir untuk Masalah Penginapan Ini Daftar Hotel Murah yang Bisa Anda Kunjungi
Tanah Lot Pulau Bali
Hotel murah di Kuta Bali bisa anda dapatkan dengan mudah karena Kuta sendiri memiliki cukup banyak hotel dibandingkan kota lain di Bali. Ada lebih dari 200 hotel yang berlokasi di Kuta Bali mulai dari hotel bintang 1 sampai hotel bintang 5 bisa anda temukan di Kuta Bali. Hotel di Kuta Bali menyediakan fasilitas yang lebih bagus dibandingkan dengan daerah lain seperti hotel yang ada di Denpasar. Daerah Kuta Bali juga menjadi tujuan wisata yang selalu dipenuhi oleh wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Tak heran jika akomodasi di sini cukup memadai.
Hotel murah di Kuta Bali menawarkan harga paling murah adalah 100 ribuan. Hotel 100 ribuan di Kuta Bali cukup banyak. Walau harga yang ditawarkan cukup murah, namun pelayanan dan fasilitas yang diberikan juga tidak kalah dengan hotel mewah dan hotel berbintang. Terlihat ada banyak sekali hotel di Kuta Bali yang mendapatkan review positif dari para tamu. Ini menunjukkan bahwa hotel tersebut memberi kepuasan tersendiri terhadap para tamu yang menginap.
Jika anda sedang berlibur di kawasan Kuta Bali dengan membawa budget yang minim, menginap di hotel murah di Kuta Bali merupakan alternatif terbaik untuk mengurangi pengeluaran anda selama liburan. dan hotel dengan harga 100 ribuan di Kuta Bali kami rasa sangat sangat murah untuk anda yang memiliki budget yang minim.
Berikut adalah daftar hotel murah di Kuta Bali mulai harga 100 ribuan.
CX Hostel Kuta Raya
Hotel Bintang 3
Jl. Kuta Raya No. 82, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 52
IDR 103,302.00
The Tirtha Inn Pondok AnyarThe Tirtha Inn Pondok Anyar
Hotel Bintang 2
Jalan Kubu Anyar Gang Kingkong I no 2 Kuta, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 20
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 122,727.00
CT 1 @ Tuban HotelCT 1 @ Tuban Hotel
Hotel Bintang 2
Jalan Raya Tuban No. 62, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 20
IDR 123,967.00
>>>>>>Booking Hotel Bali<<<<<<
Pondok Denayu HomestayPondok Denayu Homestay
Hotel Bintang 1
Jl. Kubu Anyar Gang Kingkong 1 No.4B, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 20
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 122,727.00
Bemo Corner Guest HouseBemo Corner Guest House
Hotel Bintang 2
Jl. Pantai Kuta no. 10 A, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 20
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 146,694.00
Next Tuban HotelNext Tuban Hotel
Hotel Bintang 2
Jl. Puri Gerenceng (Ayu Nadi) No.9xx, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 50
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 144,628.00
Airport Kuta Hotel and ResidencesAirport Kuta Hotel and Residences
Hotel Bintang 2
Jl. Elang No. 5, Komplek Burung, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 24
IDR 146,777.00
Jesen's Inn 3Jesen’s Inn 3
Hotel Bintang 1
Jl. Banjar Anyar 18, Kuta, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 8
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 148,760.00
>>>>>>Booking Hotel Bali<<<<<<
Hidden Oasis Bed & BreakfastHidden Oasis Bed & Breakfast
Hotel Bintang 1
Jl. Pantai Kuta 47 B, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 12
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 148,760.00
Matahari House (Matahari Guest House)Matahari House (Matahari Guest House)
Hotel Bintang 2
Jl. Tegal Wangi No 14, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 40
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 161,157.00
Agus Beach InnAgus Beach Inn
Hotel Bintang 1
Jl. Kartika Plaza Kuta GG. Samudra No.77X ( Sebelah Lippo Mall Kuta ), Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 12
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 161,570.00
Kuta Sari HouseKuta Sari House
Hotel Bintang 2
Jl. Bunisari 14b, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 20
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 165,289.00
Pro Surf CampPro Surf Camp
Hotel Bintang 3
Jl. Pantai Kuta No 32, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 8
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 165,289.00
Bagus Hayden HotelBagus Hayden Hotel
Hotel Bintang 2
Jalan Bakung Sari No. 14, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 32
IDR 165,289.00
Hotel MariaHotel Maria
Hotel Bintang 3
Jalan Raya Kuta No. 108 X, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 70
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 170,083.00
Saimai ResidenceSaimai Residence
Hotel Bintang 3
Jl. Kartika Plasa, 8X Kuta Center Blok B Lantai 2, Kuta / Tuban, Bali
Jumlah kamar 18
Wifi Gratis Wifi Gratis
IDR 177,686.00
CX Hostel Kuta Raya
Jl. Kuta Raya No. 82, Kuta Bali
Number of rooms 52
US$ 11
distance from Kuta beach 5 KM